Kategori
Umum

Pengacara Perceraian

Michellehatchermedia – Pertama-tama kita perlu mengetahui dan memahami arti perceraian menurut hukum perdata nasional Indonesia, yaitu perceraian adalah putusnya ikatan perkawinan antara suami istri dan putusan pengadilan, dan ada memiliki alasan yang cukup mengapa suami istri mereka tidak akan bisa lagi hidup rukun sebagai suami istri. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (BW), pemutusan perkawinan digunakan dengan istilah “pembubaran nikah” (ontbindinng des huwelijks).

Pasal 39 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Pasal 110 Komplikasi Hukum Islam (KIH) menetapkan alasan yang diberikan oleh suami atau istri untuk memaksakan cerai atau permohonan cerai sebelumnya. pengadilan. Alasannya adalah sebagai berikut:

1. Salah satu pihak yang berzina atau menjadi pemabuk, pelacur, penjudi, dll, yang sulit disembuhkan.
2. Salah satu pihak meninggalkan pihak lainnya selama 2 tahun berturut-turut tanpa persetujuan pihak lainnya dan tanpa alasan yang sah atau karena alasan lain di luar kapasitasnya.
3. Salah satu pihak dipidana dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau hukuman yang lebih berat setelah hajatan perkawinan.
4. Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan serius yang membahayakan pihak lainnya.
5. Salah satu pihak yang menderita cacat atau sakit yang membuatnya tidak dapat memenuhi kewajibannya sebagai suami dan istri.
6. Antara suami dan istri selalu ada perselisihan dan pergumulan dan tidak ada harapan untuk hidup rukun kembali di rumah.
7. Suami memperkosa Ta’lik Talak.
8. Perpindahan agama atau kemurtadan menyebabkan disonansi dalam rumah tangga.
9. Karena ketidakmampuan suami untuk mencari nafkah, yaitu cukup untuk sandang, pangan, papan dan kesehatan yang diperlukan untuk hidupnya. Jika istri tidak dapat menerima keadaan ini, maka dia dapat meminta cerai pada suami, sedangkan istri benar-benar tidak dapat menerimanya, pengadilan akan menceraikannya.
10. Karena suami melakukan kekerasan, misalnya suka memukul, untuk melindungi kepentingan dan keselamatan istri, atas permintaan orang yang bersangkutan, pengadilan berhak untuk bercerai.
11. Karena relatif lama absen suaminya, tidak pernah di rumah, bahkan Imam Malik pun tidak membeda-bedakan apakah itu untuk mencari kenalan, bisnis atau untuk alasan lain. Jika wanita tersebut tidak dapat menerima situasi dan merasa sedih, pengadilan menceraikannya. Pada periode berapa setiap komunitas atau negara dapat menetapkan batasannya sendiri oleh hukum?
12. Suami ditahan atau dipenjara. Jika wanita tersebut tidak dapat menerima situasi tersebut, dia dapat secara hukum membawa kasus tersebut ke pengadilan untuk perceraian.

Dasar hukum pengacara atau kuasa hukum yang mengajukan gugatan cerai di pengadilan adalah:

1. Pasal 38 sampai dengan 41 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
2. Pasal 14 sampai dengan 36 peraturan pemerintah nomor 9 tahun 1975, pasal 199 KUH Perdata.
3. Pasal 113 sampai dengan 128 Instruksi Presiden nomor 1 tahun 1991 tentang penyusunan hukum Islam.

Langkah-langkah dan proses yang diikuti oleh jasa advokat perceraian adalah sebagai berikut:

1. Daftar pengaduan;
2. Menerima panggilan pengadilan;
3. Dalam persidangan pertama, jika kedua belah pihak hadir, baik penggugat maupun tergugat, majelis hakim mewajibkan para pihak untuk melakukan mediasi sesuai dengan Peraturan Nomor 1 Tahun 2016;
4. Jangka waktu mediasi menurut PP Nomor 1 Tahun 2016 adalah 30 hari;
5. Setelah mediasi dinyatakan tidak berhasil, Anda akan melanjutkan sidang untuk membaca keluhan penggugat;
6. Dengarkan jawabannya;
7. Tes replikasi
8. Pengujian duplikat;
9. Bukti bukti dari surat pemohon;
10. Sidang Termohon;
11. Sidang saksi penggugat;
12. Menghadiri persidangan terdakwa;
13. Sesi penutupan;